Berita

Dovizioso Menanyakan Pendekatan Lorenzo

andrea-dovivioso-ducati-2018

Andrea Dovizioso mengatakan juara dunia 3 kali MotoGP Jorge Lorenzo sedang berjuang untuk beradaptasi dengan tuntutan berkendara untuk Ducati.

Lorenzo yang pindah ke Ducati dari Yamaha pada awal musim 2017, tetapi belum memenangkan perlombaan untuk tim barunya dalam 21 percobaan.

Pembalap Spanyol itu keluar dari kontrak pada akhir musim, dan kemungkinan akan digantikan oleh salah satu pasangan Pramac dari Danilo Petrucci dan Jack Miller untuk 2019.

“Untuk menjadi kuat di MotoGP hari ini sangat sulit karena ada banyak aspek yang perlu dipertimbangkan,” ujar Dovizioso, yang telah memenangkan tujuh balapan MotoGP sejak awal 2017 termasuk pembuka musim ini di Qatar.

“Saya tidak ingin terlalu banyak detail, tetapi Jorge terbiasa mengendarai satu jenis motor dan dia memiliki gagasan yang sangat jelas tentang cara mengendarai dan cara kerjanya.

“Pendekatan semacam ini tidak berhasil di Ducati.”

“Tidak ada yang jauh dari apa yang dilakukan seorang juara hebat Jorge Lorenzo, dan masih tetap. Tetapi hasilnya tidak selalu dapat diperoleh dengan cara yang sama.

“Sebaliknya, untuk setiap situasi, Anda harus berusaha secara mental terbuka dan beradaptasi untuk mendapatkan hasil maksimal dari itu.”

Sementara itu Lorenzo ingin kembali ke Yamaha, yang telah mengantarkan dia memenangkan 44 balapan dan tiga kejuaraan dunia.

Namun, dia akan kembali untuk bermitra dengan juara dunia tujuh kali Valentino Rossi, yang memiliki hubungan kurang bagus dengannya.

Pembalap dari Italia Valentino Rossi, yang bermitra dengan Lorenzo di Yahama antara 2008 dan 2010 dan 2013 dan 2016, terkenal berjuang selama dua musim di Ducati antara 2011 dan 2012, tetapi Dovizioso berhati-hati untuk tidak menarik terlalu banyak kesamaan di antara keduanya.

“Saya pikir ketika Valentino tiba di Ducati, situasinya berbeda dan motornya sangat khusus,” Dovizioso mengatakan.

“Saya tidak ingin mengatakan bahwa itu tidak kompetitif, karena [Casey] Stoner memenangkan perlombaan dengan itu, tapi itu adalah sepeda yang sangat jauh dari apa yang kita miliki hari ini di Ducati.

“Untuk alasan ini kita harus membedakan antara situasi Valentino dan Jorge.

“Ducati sekarang kompetitif, sangat cepat dan pengendara melakukan dengan baik.

“Ini tidak seperti ketika Stoner yang menjadi satu-satunya yang bisa berhasil dan menjadi cepat.”

About the author

eroy_id

Saya adalah pencinta otomotif khususnya dunia MotoGP, selain sebagai Penulis di motogpstar.com saya juga bekerja disalah satu e-commerce Indonesia. Pertama Kali menyukai MotoGP pada saat umur 15 tahun ketika di SMP.

Leave a Comment