Info MotoGP

Fungsi Fairing Pada Motor MotoGP

Apa Itu Fairing ?

Fairing pada sepeda motor adalah sebuah lapisan yang ditepatkan di pada sepeda motor terutama pada balapan motor dengan tujuan mengurangi hambatan udara.

Fungsi Fairing Pada Motor MotoGP

Setiap tim yang berlaga pada ajang MotoGP berlomba merakit motor supaya menjadi yang tercepat salah satunya dalam desain fairing atau body kit. Fairing yang terdapat pada motor tidak hanya berfungsi sebagai gaya atau sekedar menutupi mesin dan kerangka pada motor saja. Tetapi fairing juga berfungsi sebagai alat aerodinamika yang berpengaruh pada hampir keseluruhan performa motor saat digeber di lintasan. Oleh sebab itu aerodinamika sangat familiar dengan ajang balapan yang syarat dengan kecepatan tinggi, seperti MotoGP.

Aerodinamika Fairing :
Berfungsi mengurangi hambatan angin saat motor pada kecepatan tinggi. Sebenarnya, untuk motor yang kecepatannya masih di bawah 160 Km/jam masih belum terlalu membutuhkan fairing. Karena motordengan kecepatan dibawah 160km/jam sangat ringan dan tenaganya juga jauh lebih kecil dibandingkan motor di kelas MotoGP. Fairing yang baik adalah fairing yang minim hambatan udara, jadi bukan hanya motor yang terlindung dari terpaan angin yang kencang, pemb pun juga demikian.

Di sisi lain, fairing juga harus bisa menyalurkan angin ke bagian mesin yang membutuhkan pendinginan ataupun ke intake airbox yang membutuh asupani udara segar. Tekanan udara ke dalam airbox diusahakan cukup besar, sebab akan sangat berpengaruh pada tenaga puncak motor. Untuk itu, bentuk fairing, corong intake dan airbox harus dirancang seharmonis mungkin.

Di ajang balap ,bagian bawah fairing harus bisa menampung cairan minimal 3 liter. Bagian bawah fairing harus mampu menampung oli mesin jika terjadi kebocoran oli, sebab jika oli tercecer di lintasan akan menyebabkan bencana bagi pembalap motor yang berada di belakangnya.

Fairing digunakan untuk menutupi peranti tambahan pada motor yang dirahasiakan! Hanya mekanik, anggota team serta panitia yang bisa melihat, ada apa di balik fairing.

Selain itu , desain dan lekuk serta sudut pada desain fairing, memiliki fungsi untuk meningkatkan aliran udara pada sistem pendinginan mesin

Fairing untuk pendinginan mesin dan menyiasati regulasi mesin

Fakta menarik lainnya, aerodinamika juga berpengaruh terhadap sektor pendinginan mesin. Dalam setiap balapan dan sirkuit paling motor bisa digeber mencapai kecepatan 300 km/jam + maksimal hanya untuk beberapa detik itupun maksimal hanya dua bagian lintasan. Bahkan sirkuit cepat seperti Catalunya aja cuma di straighline aja. Sisanya paling mentok 240-250! Dan nggak butuh sayap buat hal itu! Nah ternyata jika di plototin sayap pada Desmosedici itu adalah Airscoop yang mengarahkan aliran udara masuk ke sisi radiator dan blok mesin. Gunanya ya apalagi, untuk memaksimalkan pendinginan mesin. Gunanya agar mesin mampu bekerja maksimal pada suhu yang lebih rendah. Konsekwensinya adalah meningkatnya umur mesin.

Mengapa fairing bisa menjadi berpengaruh pada performa motor ?

Performa motor tidak hanya dipengaruhi oleh kondisi mesin, ban dan kerangka motor. Faktor aerodinamika ( fairing ) juga harus diperhatikan. dengan hal tersebut setiap pabrikan mendesain bentuk fairingnya sesuai dengan karakteristik motor dan mesin yang dimilikinya. Contohnya pabrikan Ducati, yang dari dulu sangat memperhatikan aerodinamika motor Desmosedici -nya dengan melakukan berbagai tes di wind tunnel (terowongan angin).

Bentuk Fairing MotoGP

Secara umum bentuk fairing di MotoGP ada tiga model. Pertama, yaitu bentuk fairing depan motor yang agak membulat dengan penampang utama besar. Kedua, bentuk fairing depan motor yang meruncing, minim,agresif (bergaris tegas) dan yang ketiga bentuk fairing dengan level medium, bentuknya tidak membulat besar, tidak meruncing dengan garis tegas juga. Setiap tim/pabrikan tentunya punya alasan masing-masing kenapa menggunakan model tertentu.

Model pertama, dengan bentuk penampang yang membulat dan besar, dengan bentuk seperti itu maka aliran angin tidak akan membuat turbulensi yang dapat menahan laju motor saat dipacu dengan kecepatan tinggi di trek lurus. Sehingga akan lebih mudah untuk mencapai top speed yang lebih tinggi, disamping itu penggunaan bahan bakar akan lebih irit karena tidak perlu tenaga lebih saat melibas hambatan angin. Selain itu dengan penampang besar, pengendara dapat menekuk tubuhnya sehingga terlindung dari terpaan angin saat melaju di trek lurus.

Untuk model pertama ini punya kelemahan, yaitu cenderung tidak begitu optimal saat melibas bagian trek chicane atau yang berkelok-kelokchicane karena adanya angin samping yang dapat mengganggu kestabilan motor saat berada ditikungan.

Sedangkan pada model kedua, dengan bentuk penampang kecil dan meruncing maka aliran angin akan menimbulkan turbulensi pada motoro dan mengganggu pembalap saat melaju di trek lurus. Pabrikan atau tim yang menerapkan model kedua mempunyai pendapat fairing dengan penampang besar memang efektif untuk membelah angin saat di trek lurus, namun itu hanya bagian kecil dari suatu sirkuit saja yang kebanyakan adalah tikungan. Oleh karena itu mereka menomorduakan aerodinamika di trek lurus dan lebih mementingkan faktor handicap saat motor berada di tikungan. Karena dengan memakai penampang kecil faktor angin samping saat berada di tikungan dapat dikurangi dan pembalap punya view yang lebih bebas, serta handicap motor lebih presisi. Apapun pilihan jenis model fairing yang dipakai, tentunya dipengaruhi dan disesuaikan dengan karakteristik motor (mesin) masing-masing pabrikan.

sedangkan untuk bentuk ketiga adalah perpaduan antara bentuk model pertama dan kedua. jadi tengah tengahnya.

Winglet tersembunyi di fairing motor MotoGP

Pada tahun 2017 banyak pabrikan yang mencoba mengakali pelarangan penggunaan winglet pada motor MotoGP dengan membuat fairing baru Yamaha, Suzuki, Honda dan Ducati pun meluncurkan fairing baru dengan fungsi aerodinamika penggunaan winglet yang terintergasi langsung dengan fairing. sehingga winglet yang digunakan menjadi legal karena merupakan bagian dari fairing, winglet yang dilarang adalan yang banyak menjorok keluar sehingga membahayakan pembalap lain

30 Januari-1 Februari 2017 Winglet tersembunyi Yamaha resmi diluncuurkan pada saat tes pra-musim di Sirkuit Sepang, Malaysia. Yamaha memperkenalkan desain winglet yang disembunyikan di dalam fairing motor YZR-M1 sehingga tampilan fairingnya terlihat agak menggembung.

Perfroma motor Yamaha YZR-M1 terbukti menunjukan perfoma membaik dengan adanya winglet tersembunyi. Dua pembalap Yamaha, Valentino Rossi dan Maverick Vinales mampu tampil dengan baik dan mendapatkan hasil bagus pada 3 hari tes pra-musim MotoGP.

Mengikuti jejak Yamaha, tim Suzuki dan Aprlia menyusul menggunakan winglet tersembunyi pada fairingnya. tujuannya sama agar aerodinamika motornya lebih baik dari sebelumnya. Suzuki memperkenalkan fairing baru pada tes pra-musim MotoGP di sirkuit Phillip Island Australia bersamaan dengan Tim Aprilia.

Tak mau ketinggalan Honda dan Ducati juga meluncurkan fairing baru pada tes pra-musim MotoGP sirkuit Losail Qatar, Honda melakukan perubahan fairing pada bagian depan atas motor, sedangkan pabrikan dari Italia Ducati melakukan perubahan fairing yang beda drastis dari fairing sebelumnya, Ducati melubangi bagian depan fairingnya.

Fairing manakah yang terbaik untuk meningkatkan kecepatan dan akselerasi motor, Kita nantikan saja ya sobat MotoGPstar pada saat race MotoGP dimulai.

Selamat menikmati keseruan race MotoGP,  follow akun sosmed MotoGPStar untuk mendapatkan informasi seputar dunia MotoGP.

eroy_id

Saya adalah pencinta otomotif khususnya dunia MotoGP, selain sebagai Penulis di motogpstar.com saya juga bekerja disalah satu e-commerce Indonesia. Pertama Kali menyukai MotoGP pada saat umur 15 tahun ketika di SMP.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close